Rabu, 08 April 2009

Pengalaman 2 bulan pake netbook atom ion (review)

Kantor sudah genap ada 5 cabang di daerah banten, jadi mau gak mau setiap minggu pasti keliling ke 2 tempat. Dulu enak, di tiap cabang pasti ada computer nganggur buat melakukan action. Jadi tinggal modal flashdisk atau hardisk external, jadi dah. Atau kalau updatenya kecil, tinggal email aja ke diri sendiri. Hahahahaaa

Umur computer udah sekitar 3 tahunan, udah mulai banyak rusak, jadi computer yang sering gua pake kena getahnya deh, jadi computer replacement buat yang rusak. Terakhir kecabang jadi planga plongo doang, karena kagak ada pc buat kerja. Ya makan gaji buta aja hari itu.

Awal tahun akhirnya ngajuin subsidi buat beli pc portable untuk mobilitas. Tapi pikir punya pikir, kalau nanti jadi infentaris kantor, nanti jadi rebutan lagi deh. Ribet kalau lagi bener bener butuh. Akhirnya ngajuin infentaris 50-50 dengan kepemilikan sendiri, tapi di pake buat kerja. Lumayan dapet potongan.

Acc di setujui dan akhirnya akhir januari beli deh, yang di beli adalah netbook. Karena :
  • Aku kalo jalan kecabang, sering pake motor. Kalo laptop gede berat, Jadi harus pake laptop sekecil kecilnya
  • Urusan lapotop kecil, sama harga tidaklah berkawan, jadi pandangan berpaling terhadap netbook saja
  • Akhirnya aku berurusan dengan tujuan asas dan manfaat kebutuhan, yaitu : dokumentasi, laporan dan koding
  • Harga kalau bisa yang semurah murahnya ( biasa, barang pertama pasti cepet rusak, jadi buat apa beli yang mahal)

Akhirnya netbook jatuh kepada pilihan ber merk ion, 8,5 inch (merk taiwan). Spesifikasi :
- Processor atom 1.6 g
- Mem 1 giga
- Harddisk 80 giga
- Wivi dan card reader

Minimalis abis, tanpa cd room.

Awalnya melihat review bahwa laptop ini di peruntukkan hanya untuk kerja office sehari hari dan internet saja, membuat hati sedikit pesimis akan kinerjanya ternyata bagi saya cukup memuaskan.

Saya sudah merasakan menggunakan processor computer dengan banyak type dari pentium1 133mhz, Pentium 1 150 mhz, Pentium 1 166mhz, Pentium 2 200, amd k62 500, Pentium 3, Pentium 4 3 giga, dual core dan core to duo. Sekarang menggunakan atom 1.6 giga, tidaklah terlalu mengecewakan. Saya rasa performanya sedikit di bawah pada saat saya menggunakan pentium 4. Ini hanya pakai filling lho, bukan benchmark.

Semua performa Atom tersebut, bergantung pada pemakaian dan pemilihan software yang anda gunakan. Inilah tips yang saya pergunakan:
- Os pergunakan xp home
- Untuk kegiatan office sehari hari, saya gunakan office xp atau 2002
- Anti virus kaspersky 7
- Photoshop 7
- Flash 8 mx
- Dreamweaver 2004
- Beberapa multi media player
- Dll

Dari pola diatas, terlihat saya tidak memerlukan software versi terbaru dalam kegiatan sehari hari. Kemampuan saya menggunakan software tersebut hanya rata rata dan saya bisa mencapai tujuan dengan software tersebut. Software diatas tidak terlalu membutuhkan resource computer yang gila gilaan, jadi kecepatan masih bisa dirasakan dengan mumpuni.

Apabila saya menggunakan software diatas 4 sekaligus, misalkan waktu develop web, saya pakai buat browsing fire fox, buat koding dreamweaver, buat image photo shop, dan content pake word pun bila dilihat di task manager, kerja processor masih di bawah 50% dan memory terpakai masih di bawah 512m. Jadi resource computer masih cukup banyak. Tidak akan terjadi kelambatan process.

Jadi dari sisi performa : saya merasakan cukup cepat, untuk kegiatan office sehari hari. Bahkan untuk grafis standard. Saya masih bingung kok ada orang yang me review bahwa processor atom di rasakan sangat lambat dan hanya cocok untuk ngenet saja.

Kekurangan yang saya rasakan adalah : Panas di bagian bawah casing cukup mengganggu. Layar yang kecil menyebabkan terlalu banyak scroll layar, keboard terlalu kecil, jadi sering miss type, dan tak ada cdroom.

Diluar itu semua saya puas dengan netbook minimalis ini.

Sendal jepit di tangan orang yang tepat bisa menjadi senjata mematikan…. Hahahahhaaa..

Semoga bermanfaat…

1 komentar:

  1. totok hardiyanto - Indonesia9 Oktober 2009 19.25

    bagus, aku pengen banget buat artikel2 kayak gini. LAgi belajar sih buat blog

    BalasHapus