Tampilkan postingan dengan label Games. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Games. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2016

Review pro evolution soccer 2008




Game bola, ane suka.. gak ada kata laen…

PES atau WE, ane penggemar tetap..

Game ini hampir 3 hari sekali dimaenin sekitar 1 jam atau 2 jam. Gak ada bosennya, ada bosen juga sih, tapi ya udah fanatic, mau bagus apa jelek, tetep aja di mainin.



GRAFIS

Dasarnya, biasa aja sih. Kalau di bandingkan dengan realeased terdahulu, memang ada perkembangan, tapi bagi ku belum cukup memuaskan.

Karakter pemain memang sudah banyak kemiripan di hampir semua pemain, terutama di wajah. Namun interaksi karakter dengan yang lain masih jauh dari sempurna, masih banyak cross polygon, kalau medium close up sangat menyedihkan.

Menu ingin di tampilkan dengan aniimasi 2d gaya baru, menyegarkan, tapi presentasinya tidak sesuai selera.

Penonton masih di rasakan flat dan repetitif



Alur cerita

Namanya main bola, ya paling cup, exhibition dan liga. Yang menarik adanya lisensi untuk liga champion. Tapi di dalamnya ya sama aja.

Yang menarik intro liga champion sama kayak yang di tv boo… jadi berasa lagi nonton di tv



Game play

Seperti game yang lain, game ini buat saya jadi betah berjam jam di depan monitor. Game bola membuat sebuah pertandingan beda dengan pertandingan yang lain. AI dari klub yang berbeda dan strategi yang berbeda membuat kita menjadi bermain dengan gaya yang berbeda pula.

Hingga suatu saat, anda sudah mencapai level di mana anda sudah gampang merebut bola dari computer dan bisa selalu membuat gol walaupun dengan level kesulitan tertinggi. Anda akan mulai bosan dengan bermain sendiri. Inilah saatnya anda mencari sparing partner bermain bola yang sering main game ini. Sekali lagi anda akan kehilangan waktu beberapa jam tidak terasa, karena menemukan sensai kompetisi baru bercampur dengan emosi.

Jangan takut anda bosan dengan game ini, bila sudah bosan, anda bisa update pemain dengan transfer yang baru. Dan apabila sudah bosan, maka tidak terasa PES realeased terbaru sudah keluar.

Feature be a legend, pada dasarnya membuat game ini tidak menjadi lebih baik, karena saya menjadi canggung menjadi pemain yang tidak dapat berubah posisi. Tapi lama kelamaan bisa mulai menikmati, ketika skill nya udah cukup mumpuni, itu juga kalau udah 3 tahun session.



Kekurangan

- Tidak ada perkembangan berarti dari realeased terdahulu
- Sesudah kita semakin lihai, baru terasa kejenuhan, kurang tantangan
- Update bukan dari website resmi konami
- Be a legend bukan feature unggulan tapi ngeselin.


Beginilah perasaaan ku setiap main PES…

Masih menunggu released PES yang baru…

Rabu, 02 September 2009

Tips and Trick Emulator ps2 (PCSX2)

Emulator playstation 2 sudah mencapai tahap yang menggembirakan bagi para pemilik pc dengan spesifikasi lumayan.

Saat ini emulator ps2 yang terbaik dan sering saya mainkan adalah pcsx2. Hampir game game penasaran yang dulu saya lewatkan sudah dapat di mainkan lagi di pc. grafis nya jauh lebih baik darii pada ps2 sendiri. berikut ada trik trik yang dapat anda pergunakan agar dapat menggunakan emulator ini cukup nyaman

Spesifikasi komputer saya tidak high end, bahkan dibilang middle end saja sudah hampir tidak masuk kategory lagi. hehehe

Processor : dual core 2.2 giga (e.2200)
Memory : 1 giga
OS : xp
VGA : gf 8600gt

yang perlu di perhatikan adalah :


1. Processor speed anda

Ada beberapa artikel di tomshardware tentang berapa speed processor anda yang optimal agar sebuah vga card bekerja maximal. Ternyata apapun vga card anda ( middle end keatas) akan bekerja optimal bila menggunakan kecepatan diatas 2.6 ghz atau 2.8 ghz per single core.

Fakta menarik ini akan menjadi acuan dalam kecepata emulator anda. Anda tidak harus memiliki sebuah processor core to duo extreme edition dengan 8 mb l2 cache, atau quad core dengan harga selangit. Test di toms hardware ( saya lupa link nya) menyimpulkan agar kerja vga card optimal, tidak perlu 4 inti core yang bekerja, cukup dual core saja dengan salah satu core di atas 2.6 ghz, dan tidak berpengaruh signifikan terhadap besar l2 cache

Hal ini dapat anda buktikan bila anda sudah menggunakan pcsx2 versi beta terakhir dan anda lihat load processor, maka di dapatkan hanya satu buah core yang bekerja secara maximal.

Ketika saya menggunakan clock processor 2.2 dengan setingan apapun saya main teken 4 atau 5 gerakannya pelan sekali sekitar 40 sd 45 frame per second. Namun ketika saya overclock menjadi 2.7 gigahz, maka semuanya running smooth. Cukup sampai 2.6 saja dg vga over clock sedikit juga menghasilkan hasil yang sama.

Bila anda berencana membeli dual core yang baru, maka stock yang sekarang pilih type e5500 2.6 ghz dengan L2 cache 2 mega. Sudah cukup, tidak perlu beli yang core to duo ( harganya beda 700rb, mending buat beli vga card)


2. VGA CARD

Seperti halnya rekomendasi minimum pcsx2 maka vga untuk gforce pergunakan 8600gt, atau 9500gt. Ini udah minimal buanget kalau budget anda hanya sekitar 500rb atau 600rb.
Untuk ATI pilih HD4650 atau HD 4670. kalau ada rezeki lebih, cari yang sekitar 1 jt an keatas.

Tapi ingat saya sendiri makai 8600 gt ok aja tuh...

Ingat jangan pakai gf 8500 bahkan 8400( sekarang di pasaran masih banyaktuh.


3. Download versi pcsx2 terakhir

Jangan takut menggunakan pcsx2 yang versi beta, download saja dan extract ke folder yang sama, tapi jangan rename file exe nya, biarkan saja, jadi kalau tidak jalan bisa menggunakan exe yang lama.


4. Configurasi Setingan apa saja

jangan takut untuk mencoba configurasi, seperti speed hack atau apapun itu, baca saja bila ada keterangan untuk menambahkan speed.


5. Jadikan game ke file ISO dulu

Untuk mempercepat proses, dan umur dvd rom kita, maka saya sarankan semua game yang sering kita mainkan kita jadikan file image iso saja dulu, paling 2 giga an. Saya sendiri menggunakan nero burning room untuk imaging ke iso nya.

Semoga ngegame emulator ps 2 semakin menyenangkan bagi anda.

Jumat, 12 Juni 2009

Review xblades for PC

This hack and slash game, is a little bit deferent from the others, that I’ve played before. Basically the sword is just to bring out the rage level, then the magic will do the rest. There’s plenty of movement and action that we can explore, but we cannot expected a lot from the stage level and enemy AI.

Graphic

The resolution of this game is on the average level. The world texture is using a high resolution, so it has a sharp looking environment.

The character, even though try to use manga style character, it seem to much on low poly, so when there’s a close up scene, you’ll see a flat face only. Even the outfit is minimize the character it self is not an erotic character.

The light it self create a different scenario on every stage, it create a very bright sun light, the flame and the magic aura also create a lot of color full area during the fight. But in the other hands, a very big contrast in some different area, makes some spot even did not had a light at all. You can full your brightness monitor or adjust your graphic card to max, but still there’s plenty dark side of the stage.


Game play

Just like I’d said before, when I play this game, I only swing my sword just to gain may rage to fullness then I used magic. The gun thing is not even exist to me, I only used it when the stage ask me to, just to complete the mission.

The enemy is just like a dumb puppet, they stood there just to fire a fireball, or running around you. All the enemy or mission are using the same methodology, every creature is vulnerable to something, so when you used the right magic, than they die easily. But if you cant kill them with, there is always a frozen trick. Just froze them then slash them.

The boss is in repeat mode, I mean is they make a couple decoy enemy, when its done then they vulnerable. Just need 5 or 6 time then they beaten.

Just try to break everything you find on the way, and collect those lightning thing as much as you can. Because when ever your life is nearly empty, you can buy your life from option menu. No need for green crystal any more, just try to be rich dude.

The stage it self, is not much I anticipated, because I found my self fighting in the same place twice, just in deferent mood and enemy.



Story line

It’s bad and there’s no story at all here. You just have to break almost everything you find, and kill the enemy and boss. I don’t even understand what about the curse and the cure for the character.

The different is, when facing the final boss, then you must decide, what to do. To save him or beat him.


Overall

This game is a hack and slash with power full magic

I beat this game just in 5 or 6 hour game play

The graphic is beautifully rendered with annoying sun light.

The character and the enemy, must be remodel once again. It’s not represent a nextgen gaming.


Not much I can say about a good thing to this game so you must buy it. There is plenty more game, consist of interesting story line and game play, rather than beautifully stage only. If I must play it once again after I finished it, I’d rather play UNO card in face book. It has more challenge and I can play it longer time than to play this game.

I hope this use full to all of us…..

Jumat, 15 Mei 2009

Review pro evolution soccer 2008

Game bola, ane suka.. gak ada kata laen…

PES atau WE, ane penggemar tetap..

Game ini hampir 3 hari sekali dimaenin sekitar 1 jam atau 2 jam. Gak ada bosennya, ada bosen juga sih, tapi ya udah fanatic, mau bagus apa jelek, tetep aja di mainin.



GRAFIS

Dasarnya, biasa aja sih. Kalau di bandingkan dengan realeased terdahulu, memang ada perkembangan, tapi bagi ku belum cukup memuaskan.

Karakter pemain memang sudah banyak kemiripan di hampir semua pemain, terutama di wajah. Namun interaksi karakter dengan yang lain masih jauh dari sempurna, masih banyak cross polygon, kalau medium close up sangat menyedihkan.

Menu ingin di tampilkan dengan aniimasi 2d gaya baru, menyegarkan, tapi presentasinya tidak sesuai selera.

Penonton masih di rasakan flat dan repetitif



Alur cerita

Namanya main bola, ya paling cup, exhibition dan liga. Yang menarik adanya lisensi untuk liga champion. Tapi di dalamnya ya sama aja.

Yang menarik intro liga champion sama kayak yang di tv boo… jadi berasa lagi nonton di tv



Game play

Seperti game yang lain, game ini buat saya jadi betah berjam jam di depan monitor. Game bola membuat sebuah pertandingan beda dengan pertandingan yang lain. AI dari klub yang berbeda dan strategi yang berbeda membuat kita menjadi bermain dengan gaya yang berbeda pula.

Hingga suatu saat, anda sudah mencapai level di mana anda sudah gampang merebut bola dari computer dan bisa selalu membuat gol walaupun dengan level kesulitan tertinggi. Anda akan mulai bosan dengan bermain sendiri. Inilah saatnya anda mencari sparing partner bermain bola yang sering main game ini. Sekali lagi anda akan kehilangan waktu beberapa jam tidak terasa, karena menemukan sensai kompetisi baru bercampur dengan emosi.

Jangan takut anda bosan dengan game ini, bila sudah bosan, anda bisa update pemain dengan transfer yang baru. Dan apabila sudah bosan, maka tidak terasa PES realeased terbaru sudah keluar.

Feature be a legend, pada dasarnya membuat game ini tidak menjadi lebih baik, karena saya menjadi canggung menjadi pemain yang tidak dapat berubah posisi. Tapi lama kelamaan bisa mulai menikmati, ketika skill nya udah cukup mumpuni, itu juga kalau udah 3 tahun session.



Kekurangan

- Tidak ada perkembangan berarti dari realeased terdahulu
- Sesudah kita semakin lihai, baru terasa kejenuhan, kurang tantangan
- Update bukan dari website resmi konami
- Be a legend bukan feature unggulan tapi ngeselin.


Beginilah perasaaan ku setiap main PES…

Masih menunggu released PES yang baru…

Jumat, 01 Mei 2009

review dynasty warriors 6

Satu lagi game hack and slash. Setelah maen setengah, ane suka game ini. Pada pertama tama maen, kok susah banget yak. Maen udah lama lama tapi kok mati kalah terus, padahal kesulitannya medium.

Saya tidak sempat memainkan versi terdahulu game ini, jadi sedikit menemukan kesulitan untuk beradaptasi. Berbeda bila kita sudah pernah memainkan versi terdahulunya. Dulu kalau maen game hack and slash gini, yang penting rapid dan memukul sebanyak banyaknya. Disini ternyata tidak terlalu bermanfaat kalau memukul membabi buta, Karena yang penting adalah focus nkepada prajurit yang berpangkat ( ada namanya)

GRAFIS

Grafis game ini sudah dapat di mainkan dalam resolusi high definition. Walaupun secara scene masih kurang menampilkan banyak object jadi banyak terlihat kosong.

Karakter orang masih di gambarkan secara sama, jadi ratusan orang masih terlihat dan berkostum sama. Hanya karakter berpangkat tinggi yang memiliki karakter berbeda

Movie nya kurang menampilkan tehnik sinematografi yang ciamik, masih terlihat daerah kosong di beberapa tempat, dan karakter kurang detail di buatnya. Beberapa polygon juga kurang di perhatikan pergerakannya, sehingga masih bertumpuk satu dengan yang lain. Secara sekilas movie nya kurang digarap secara serius, atau keburu di kejar deadline.


Alur cerita

Alur cerita game ini berkisar sekitar legenda three kingdom. Bila baru pertama kali mendengar dan menyimak legenda ini maka sebuah anugrah bagi anda. Namun bila anda sudah sering memainkan game yang berlatar belakang ini, atau anda tidak mau tahu dengan sejarah orang lain, ya udah skip ajah terus.

Penjelasan cerita sangat jelas di gambarkan, dan nama karakter yang terlibat di beritahukan satu persatu.

Setiap Kerajaan memiliki 3 karakter standard yang dapat anda mainkan, Jadi anda memiliki 9 karakter dasar yang bisa di mainkan pada pertama kali memulai. Apabila anda sudah menyelesaikan karakter maka anda akan mendapatkan karakter tambahan pada masig masing alur cerita.

Game Play

Seperti halnya hack and slash, Yang di butuhkan hanya dua tombol memukul, high dan cepat. Bahkan terkadang anda akan lupa bahwa anda punya tombol untuk melompat, dan saya bahkan setelah menyelesaikan satu karakter, baru menyadari semua fungsi button yang lain. Hehehehe

Satu karakter anda akan menyelesaikan dalam 6 stage, masing masing stage bisa di selesaikan dalam 20 sd 40 menit. Jadi cukup waktu yang lama untuk memainkan game ini.

Banyak nya karakter yang dapat di mainkan akan membunuh rasa bosan anda akan game ini
.
Versi Split screen merupakan nilai tambah game ini, mengingat sudah jarang versi game yang menggunakan split screen akhir ini.

Inti dari permainan ini adalah anda harus mendengarkan alur cerita yang ada, dengan memperhatikan map dengan seksama, dan konsentrasi memukul pada prajurit perwira saja.



Plus

Jumlah kurcaci musuh bisa di seting menjadi banyak, sehingga screen akan di penuhi oleh beratus orang yang siap anda mbunmbuni.

Karakter yang bisa di mainkkan banyak, dan akan berganti ganti

Anda bisa menaikkan level karakter dengan mengulang misi yang sudah anda mainkan

Movie cutscene sangat banyak, dan sudah ada efek blur dept of field nya.



Minus

Camera terkadang sangat mengganggu jalannya permainan

Karakter musuh prajurit rendah, bisa muncul tiba tiba.

Alur Cerita berulang ulang




Pada dasarnya saya suka game ini, karena memainkannya bisa santai sambil tiduran, tidak perlu konsentrasi banget. Jadi enak di mainin pada saat pulang kerja, yang udah pusing.

Demikian deh…

Senin, 13 April 2009

Review devil my cry 4 (pc)

Game ini udah lama banget di tamatin, tapi baru sempet nulis reviewnya. Tapi dari beberapa game yang ada di computer, game ini yang belum pernah gua uninstall. Kadang kadang kalau lagi bosan, gua mainin lagi game ini.


Grafis

Game ini mempunyai grafis yang bagus, termasuk yang terbaik terhadap yang pernah gua mainin. Nuansa nya klasik dan banyak di ruang tertutup, tidak terlalu mengecewakan. Rendering nya bersih, tidak terlalu banyak effek macem macem. Efek air nya memanfaatkan fungsi directx banget.

Game karakternya aku suka, cukup mempresentasikan karakter buatan jepang, tidak terlalu real, tapi menjadikannya bernuansa fantasi.

Bos nya aneh semua, tapi gak papa deh, namanya juga mahluk dari neraka, cieeeee..

Movie nya keren, jepang abis… jadi inget final fantasi..


Alur cerita

Ya, gitu deh.. gak terlalu nyimak juga gak papa, ketutup sama grafisnya kok. Walaupun menampilkan karakter baru, saya menangkap game ini memang bukan menitik beratkan kepada alur cerita. Hanya sebuah game action, dan kayak nya tidak akan di angkat jadi film holywood deh..


Game play

Basicnya saya senang dengan game hack and slash. Tidak perlu mikir banyak, pokoknya rapid button ajah. Pencet tombol yang banyak, kalau sudah sreg dengan satu gaya mukul, ya terus aja pake gaya gitu. Maen sambil tiduran juga bisa. Paling seriusnya kalau mati lagi ama bosnya.

Gerakannya, walau pakai motion capture, tetep aja yang namanya game fantasi bukan gerakan manusia biasa. Semua gerakan adalah gerakan super

Banyak variasi di tawarkan, terutama berganti karakter di tengah jalan, yang menyebabkan kita harus adaptasi dengan kemampuan dante dari awal. Kadang tidak enak, tapi cukup menyegarkan.

Mainnya bisa nagih, terutama dengan di bukanya level kesulitan baru bila berhasil namatin suatu level. Dan ada stage untuk survival, membuat record untuk diri sendiri.



Feature

Diberikannya fasilitas untuk mem benchmark pc dengan game ini, jadi kita bisa mengoptimalkan setingan dengan kemampuan pc. Anda memilih frame rate tinggi, grafis maximal atau keduanya



Kekurangan

Alur cerita di tengah permainan mengalami perulangan dengan alur mundur, jadi terlihat tidak begitu banyak stage yang di berikan

Puzzle tidak begitu menantang

Tingkat kesulitan beberapa level, kayak nya memang di design tuk bisa di tembus deh, hehehehe Cuma bisa ampe dante must die doang…hehehehe pegel jempol euy


Begitulah review versi saya pada saat maen game ini..
Semoga bermanfaat.